Pemasangan ABM

Fitting adalah proses pemilihan Alat Bantu Mendengar (ABM) berdasarkan kebutuhan mendengar dan lingkungan pendengaran sehari-hari. Fitting juga berarti pemberian konsultasi kepada pemakai ABM bagaimana memilih ABM yang tepat berdasarkan kebutuhan pemakai ABM. Fitting itu bisa dilakukan secara manual ataupun dengan menggunakan komputer. 

Tujuan utama Fitting adalah memastikan bahwa ABM yang dipilih benar-benar menyelesaikan permasalah pendengaran yang dihadapi oleh pemakai ABM.

Secara singkat proses Fitting dimulai dengan penggalian informasi mengenai keluhan pendengaran, kemudian dilanjutkan dengan penggalian harapan setelah mempergunakan ABM. Dengan informasi tersebut, petugas akan melakukan seleksi terhadap ABM yang paling cocok yang kemudian melakukan demonstrasi terhadap manfaatnya.

Semua harapan pemakai ABM pada saat Fitting mungkin saja tidak akan terpenuhi seluruhnya, umumnya pemakai harus membiasakan terlebih dahulu dengan suara ABM dan bagaimana mendengar dengan ABM pada lingkungan dimana biasanya sulit untuk didengar.

Hal lain yang menjadi pertimbangan ketika Fitting adalah harga, model serta warna ABM yang cocok dan tidak menggangu penampilan dan kenyamanan pemakai ABM tersebut.

Kasoem menyediakan beberapa tools yang digunakan dalam proses fitting, guna memastikan keakuratan dan ketepatan dalam pemilihan dan setting ABM. Beberapa tools yang Kasoem pergunakan adalah :

  1. eCaps, tool audio video yang digunakan untuk memberikan penjelasan informasi hal – hal yang berkaitan dengan proses fitting. Dengan menggunakan tool tersebut, diharapkan menjadi lebih mudah untuk pasien memahami tujuan dan manfaat proses fitting. Hal – hal bisa dijelaskan dengan eCaps diantaranya adalah pendengaran dan gangguannya, dampak jika gangguan dengar tidak segera di tangani, apa yang bisa ABM lakukan dan manfaatnya, bagaimana ABM terlihat di telinga, bagaimana cara penggunaan dan perawatan ABM, dan masih banyak informasi lainnya.
  2. Client Orientation Scale Improvement, tool yang digunakan untuk mengetahui kebutuhan prioritas mendengar di lingkungan yang lebih spesifik dari pasien setelah pemasangan ABM. Manfaat lain dari tool ini juga bisa membantu memilihkan tipe ABM yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan mendengar pasien, serta bisa mengetahui progres dan manfaat kemampuan mendengar setelah pemasangan ABM
  3. Genie, tool dan apliaksi yang digunakan untuk menyimpan database pasien berupa identitas diri, hasil pemeriksaan pendengaran, hasil fitting ABM. Genie juga digunakan sebagai aplikasi setting / fitting ABM secara komputerisasi sehingga settingan ABM bisa lebih spesifik baik gain/intensitas/volumenya di setiap frekuensi
  4. Rear Ear Measurement, tool yang digunakan untuk memastikan secara objektif apakah settingan ABM baik berupa gain/intensitas/volume, frekuensi, output dan optimalisasi teknologi sudah sesuai dengan hasil pemeriksaan dan kebutuhan mendengar pasien. Tool ini juga bisa digunakan untuk mengukur kinerja dari ABM.
  5. Speaker Sound Simulator, tool yang digunakan untuk memberikan simulasi suara di berbagai kondisi lingkungan mendengar ketika proses demonstrasi saat fitting. Hal ini dilakukan untuk memberikan pengalaman dan keyakinan kinerja ABM ketika akan di pakai di lingkungan mendengar pasien sehari – hari. Dengan menggunakan suara stereo ( dari 5 sudut ), menjadikan simulasi seperti kondisi nyata pada lingkungan mendengar pasien. Khusus untuk pasien anak, proses demonstrasinya dengan melakukan pemeriksaan Unaided dan Aided Tes, yaitu untuk membandingkan kemampuan mendengar anak sebelum dan sesudah menggunakan ABM di setiap frekuensi pendengaran anak.

Hasil fitting ABM akan terus dilakukan observasi dan monitoring. Untuk itu juga perlu dilakukan kegiatan Jadwal Evaluasi Kemampuan Mendengar dengan melakukan Re/Fitting yang disepakati antara petugas dan pasien pengguan ABM. Baik pengguna ABM pada anak dan dewasa, perlu dilakukan Jadwal Evaluasi Kemampuan Mendengar. Kasoem mempunyai rekomendasi dalam penetapan jadwal tersebut, biasanya khusus untuk anak – anak jadwalnya akan lebih sering, bahkan akan bekerja sama dengan rekan AVTist.