|
Mendengar dengan dua telinga terasa nyaman senyaman melihat dengan kedua mata kita. Mungkin anda tidak pernah membayangkan seseorang yang memakai kacamata hanya pada satu bagian mata saja dan membiarkan mata yang lainnya melihat dengan kondisi seperti apa adanya. Terlihat unik atau bahkan lucu karena kacamata yang biasanya mempunyai lensa pada keduabelah mata, ternyata hanya satu lensa saja.
Hal ini sangat jarang terjadi, karena pada umunya ketika seseorang mengetahui bahwa dirinya mempunyai masalah pada kedua telinga, maka orang tersebut akan segera menyelesaikannya dengan membeli kacamata untuk kedua matanya, karena dengan kacamata sebelah, kita tidak akan merasa nyaman dan penglihatanpun tidak akan sejelas dan sejernih ketika memakai kacamata untuk kedua mata.
|
|
Hearing aid atau biasa disebut dengan alat bantu mendengar adalah alat yang membantu penderita gangguan pendengaran untuk bisa mendengar dan berkomunikasi lebih baik. Begitu banyak alat bantu mendengar beredar di pasaran, semua menonjolkan kecanggihan dan kebaikan produknya. Namun, tahukan anda bahwa ada hal yang lebih penting untuk anda perhatikan ketika anda akan memakai alat bantu mendengar dibandingkan hanya sekedar teknologi?
|
|
|
Apa itu Alat Bantu Mendengar (ABM)
Alat Bantu Mendengar (ABM) adalah alat elektronik yang biasanya dipakai di belakang teling, dalam lubang telinga. ABM membuat suara terdengar lebih keras, jadi sesorang yang mengalami gangguan pendengaran dapat mendengar, berkomunikasi dan berpartisipasi lebih aktif dalam kehidupan kesehariannya.
ABM terdiri dari 3 komponen utama: mikrophon, amplifier dan speaker. ABM menerima suara melalui mikrophone yang mengubah sinyal suara menjadi sinyal listrik kemudian mengirimkannya ke amplifier. Amplifier meningkatkan kekuatan sinyal listrik dan mengirimkannya ketelinga pemakai ABM melalui speaker.
Bagaimana ABM bisa menolong anda?
ABM terutama berguna untuk memperbaiki pendengaran dan pemahaman bicara orang yang mengalami gangguan pendengaran pada bagian luar, tengah dan dalam telinga. Kerusakan pendengaran pada telinga bagian dalam disebut dengan gangguan dengar saraf atau sensorineural hearing loss dan kerusakan bagian telinga tegah dan luar disebut dengan gangguan dengar konduktif atau conductive hearing loss. Kerusakan pada telinga bisa disebabkan oleh penyakit, penuaan, kecelakaan atau bekerja lama pada daerah dengan kebisingan yang sangat tinggi
|
|
|
|
|
|